Hanya Emas Monas yang Menyala Terang


Kompleks Tugu Monumen Nasional atau Monas tiba-tiba gelap. Seluruh lampu di dalam lingkungan Monas langsung padam ketika waktu tepat menunjukkan pukul 20.30. Setelah itu, riuh tepuk tangan ratusan orang terdengar menyambut padamnya lampu, menandakan menghematnya pemakaian energi listrik.

Malam ini, Sabtu (27/3/2010), organisasi konservasi global WWF-Indonesia kembali menggelar aksi global Earth Hour untuk kedua kali dengan mematikan lampu rumah atau gedung selama satu jam sejak pukul 20.30 hingga 21.30. Sebanyak 125 negara bergabung dalam aksi bersama mengurangi laju perubahan iklim.

Acara dibuka secara simbolis oleh Wakil Gubernur DKI Prijanto serta Ketua Badan Pengurus WWF-Indonesia Kemal Stamboel. “Semoga akan bergulir dan jadi perubahan perilaku masyarakat dari hari ke hari untuk menghemat energi,” ucap Prijanto di Monas, Sabtu.

Kemal mengatakan, Earth Hour tahun ini dikuti oleh 4.888 kota di seluruh dunia, termasuk empat kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Denpasar. Tahun lalu, sekitar satu miliar orang di seluruh dunia bergabung dalam aksi.

“Kita akan tahu besok berapa orang yang akan berpartisipasi tahun ini,” kata Kemal.

Pantauan Kompas.com, selama aksi, sebagian kompleks Monas diterangi nyala api lilin-lilin. Hanya emas di puncak Tugu Monas yang menyala terang. Air Mancur Pesona Monas tak mengeluarkan air untuk sementara.

Pemandangan serupa terlihat di sekitar Monas. Mayoritas gedung ikut bergabung dalam aksi tersebut, seperti Istana Negara, Gedung Komisi Yudisial, Gedung Sapta Pesona, Gedung RRI, dan Balai Kota DKI. Namun, Gedung Mahkamah Agung tampak menyala terang di bagian depan.

sumber: Kompas. com

Iklan

About muhammad fajri

manusia hidup untuk berusaha, dengan berusaha manusia akan hidup dan dengan berusaha pula manusia akan dapat menghidupi dirinya sendiri dan orang lain

Posted on 27 Maret 2010, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: