KESELAMATAN JASMANI DAN OLAHRAGA


PENDAHULUAN

Gerakan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat di Indonesia telah menunjukan kemajuan, setidaknya bila ditinjau dari animo masyarakat yang berolahraga. Tentu saja ada beberapa alasan mendasar dalam hal ini, mengapa masyarakat berpartisipasi dalam aneka aktivitas jasmani atau olahraga masyarakat. Pertama, semakin disadari pentingnya pengisian waktu senggang dengan kegiatan positif, termasuk olahraga yang relatif mudah dan murah serta dapat menyalurkan hobi di bidang olahraga tentunya. Kedua, semakin disadari pentingnya akan kesehatan dan kebugaran jasmani beserta keuntungannya untuk mencapai kualitas hidup sehat dan sejahtera jiwa raga.

Pendidikan jasmani dan olahraga di tingkat sekolah dasar tentunya diberikan untuk mencapai beberapa hal di atas. Dalam proses pencapaian tujuan tersebut kadangkala terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kejadian seperti cedera, keseleo, luka dan hal lainnya yang terjadi akibat hal-hal yang harus dihindari ternyata dilakukan oleh anak yang memang belum mengetahui prinsip keselamatan dalam menjalankan kegiatan olahraga di sekolah.

Kegiatan preventif dengan pembekalan-pembekalan kepada peserta didik di sekolah wajib dilaksanakan. Hal ini dilakukan minimal untuk mengurangi akibat-akibat fatal yang harus dihindari sebagaimana hal di atas.

 

PENDIDIKAN KESELAMATAN

Pendidikan keselamatan dimaksudkan agar siswa sebagai peserta didik dapat memahami dan menginterpretasikan hakikat keselamatan dalam mencapai kebugaran dan kesehatan ketika melaksanakan mata pelajaran pendidik jasmani di sekolah khususnya tingkat sekolah dasar.

Ada dua alasan mengapa perlu dilakukan kegiatan latihan sebelum peserta didik melaksanakan proses pembelajaran dan mengikuti mata pelajaran pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah. Pertama, meningkatkan kondisi fisik atau kebugaran jasmani agar dapat terhindar dari kecelakaan yang tentunya semua orang tidak ada yang mengingikan. Dan, kebugaran jasmani yang baik merupakan pendukung agar performa atau prestasi dapat meningkat khususnya di bidang pendidikan jasmani dan olahraga.

Latihan untuk mencapai tujuan tersebut, meliputi streching atau pemanasan untuk meningkatkan fleksibilitas, latihan power untuk meningkatkan kekuatan dan ukuran besar otot, dan latihan kebugaran jasmani, aerobik, membuat tubuh lebih efisien. Latihan tersebut juga bermanfaat untuk mencegah cidera atau dilakukan sebagai kegiatan pemanasan.

Tiap manusia pada dasarnya mempunyai kebutuhan akan rasa aman, nyaman, damai, dan tentram. Dalam hal ini, kaitannya dengan pendidikan jasmani, tidak mungkin seorang siswa tidak melaksanakan kegiatan pembelajaran mata pelajaran olehraga dan kesehatan karena ingin menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan seperti takut celaka karena melakukan kegiatan olahraga. Namun, dalam hal ini, hal yang harus dilakukan adalah dengan membekali anak sebagai peserta didik dengan membekali dalam proses pembelajaran unsur keselamatan dan menghndari kegiatan yang dapat membahayakan jiwa dan raga tiap-tap peserta didik, sehingga kegiatan pembelajaran olahraga dan kesehatan bukanlah hal yang harus dihindari bahkan dihapuskan tetapi merupakan satu mata pelajaran yang menarik dan favorit bagi peserta didik di sekolah dasar.

 

HUBUNGAN KESELAMATAN DAN  PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA

Dalam kaitannya antara keselamatan dan pendidikan jasmani dan olahraga. Penulis akan sedikit memaparkan sejauh mana dan seberapa penting keselamatan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah.

Kurangnya perhatian dan pengetahuan tentang tata cara dan pencegahan akan kemungkinan terjadinya kecelakaan, mengakibatkan lebih seringnya terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cidera pada peserta didik. Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti kurangnya waktu yang digunakan untuk pemanasan, kesalahan fatal yang dilakukan peserta didik karena tidak tahu dan tidka memahami unsur dan hakikat keselamatan dalam pendidikan jasmnai dan olahraga.

Sehubungan dengan hal di atas, proses pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga khususnya bagi guru yang mengampu mata pelajaran ini harus menyiapkan para siswanya untuk menghadapi dan mengikuti mata pelajaran ini dengan baik dan benar sebagaimana kaidah-kaidah keselamatan yang berlaku. Penyiapan ini tidak hanya berlaku pada saat pembelajaran berlangsung, akan tetapi harus dilakukan sebelum, selama, dan sesudah proses pembelajaran di sekolah.

Manusia terdiri atas unsur jiwa dan rohani maupun jasmani yang merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Siswa sebagai peserta didik perlu mendapat perhatian yang khusus baik rohani dan jasmnainya. Dalam penyiapan rohani, guru penjas harus menjadikan peserta didiknya berminat untuk melaksanakan pembelajaran sebelum, dan sesampai di lapangan, penyiapan fisik dilakukan dengan kegiatan pendahuluan atau pemanasan. Hal ini bertujuan agar para siswa yang terdiri atas unsur jasmani/fisik siap menghadapi dan menerima tekanan yang akan terjadi selama proses pembelajaran berlangsung. Sehingga akan terhindar kemungkinan terjadinya cidera pada peserta didik.

 

DAFTAR PUSTAKA

Victok G Simanjuntak, dkk. Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan. Dirjen Dikti. 2008.

Lutan, Rusli. Penanggulangan Cidera Olahraga Pada Anak Sekolah Dasar. Jakarta: Dirjen Dikdasmen Depdiknas. 2001

http://id.wikipedia.com/atletik/sejarah-atletik.

http://sweety-treea.blogspot.com/search/label/cabang%20atletik

http://sweety-treea.blogspot.com/search/label/sejarah

Iklan

About muhammad fajri

manusia hidup untuk berusaha, dengan berusaha manusia akan hidup dan dengan berusaha pula manusia akan dapat menghidupi dirinya sendiri dan orang lain

Posted on 28 Januari 2009, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Makasih banyak, artikelnya sangat membantu tugas mata kuliah penjaskes yang lagi dihadapi, Insya Allah bermanfaat.Sekali lagi maksih.

  2. Terima kasih tulisan Anda membantu saya menyelesaikan tugas!!!!!!!!!!!!

  3. Terimakasih. tulisan anda membantu pencarian materi tugas kuliah saya. terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: