PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM


Pengembangan kurikulum merupakan satu hal yang sangat komprehensif. yang menyangkut perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. ketiga┬áhal ini merupakan langkah – langkah yang tidak dapat dipisahkan dalam hal pengembangan kurikulum.

Dalam hal ini terdapat beberapa hal mengenai prinsip pengembangan kurikulum, menurut Nana Syaodih Sukmadinata (dikutip dari www.akhmadsudrajat.wordpress.com ) mengenai prinsip pengembangan kurikulum, beliau membaginya dalam dua kelompok yaitu;

  1. Prinsip umum, antara lain relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, praktis, dan efektivitas
  2. Prinsip khusus, yaitu prinsip yang berkenaan dengan tujuan pendidikan, pemilihan isi pendidikan, pemilihan media dan alat pembelajaran, dan pemilihan kegiatan penilaian.

Sedangkan Asep Heryawan, dkk mengungkapkan 5 prinsip pengembangan kurikulum, antara lain;

  1. prinsip relevansi, secara internal kurikulum memiliki relevansi di antara komponen kurikulum (tujuan, bahan, strategi, organisasi, dan evaluasi), secara eksternal komponen – komponen tersebut memiliki relevansi dengan tuntutan ilmu pengetahuan dan tekhnologi (relevansi epistimologis), tuntutan dan potensi peserta didik (relevansi psikologis), dan tuntutan dan kebutuhan perkembangan masyarakat (relevansi sosiologis)
  2. prinsip fleksibilitas, dalam pengembangan kurikulum diusahakan menghasilkan suatu sikap yang luwes, lentur, dan fleksibel dalam proses pelaksanaannya, memungkinkan terjadinya penyesuaian berdasarkan situasi dan kondisi tempat dan waktu yang selalu berkembang, serta kemampuan dan latar belakang peserta didik
  3. prinsip kontinuitas, adanya kesinambungan dalam kurikulum, baik secara vertikal maupun secara horizontal, pengalaman – pengalaman belajar yang disajikan dalam kurikulum hars memperhatikan kesinambungan, baik di tingkat kelas, antar jenjang pendidikan, maupun antar jenjang pendidikan dengan jenis pekerjaan
  4. prinsip efisiensi, mengusahakan agar dalam proses pengembangan kurikulum daapt mendayagunakan waktu, biaya dan sumber lain yang ada secara optimal, cermat, dan tepat sehingga hasilnya memadai
  5. prinsip efektivitas, mengusahakan agar kegiatan pengembangan kurikulum mencapai tujuan tanpa kegiatan yang sia-sia/mubazir, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Terkait dengan dengan prinsip pengembangan kurikulum, kurikulum tingkat satuan pendidikan mempunyai prinsip – prinsip yang seharusnya dipenuhi, antara lain ;

  1. berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
  2. dikembagnkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, ras, suku, budaya dan adat istiadat, serta status ekonomi dan gender
  3. tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tekhnologi, dan seni
  4. relevan dengan kebutuhan kehidupan
  5. menyeluruh dan berkesinambungan
  6. belajar sepanjang hayat
  7. seimbang antara kepentingan nasional dan daerah.

dalam menyikapi suatu perubahan kurikulum, terkadang orang cenderung lebih memfokuskan pada pemenuhan struktur kurikulum sebagai jasad kurikulum, yang yang lebih penting lagi adalah perubahan kultural (perilaku) guna memenuhi prinsip – prinsip khusus yang terkandung dalam pengembangan kurikulum.

Iklan

About muhammad fajri

manusia hidup untuk berusaha, dengan berusaha manusia akan hidup dan dengan berusaha pula manusia akan dapat menghidupi dirinya sendiri dan orang lain

Posted on 15 Oktober 2008, in education. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: